Maharah kalam
1.
Pengertian Maharah Kalam
(Berbicara)
Berbicara merupakan bagian dari keterampilan yang
dipelajari oleh para pemelajar, sehingga keterampilan berbicara dianggap
sebagai bagian yang sangat mendasar dalam mempelajari bahasa asing termasuk
bahasa Arab. Maharah al-kalam merupakan
kemampuan mengungkapkan bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata untuk
mengekspresikan pikiran berupa ide, pendapat, keinginan, atau perasaan kepada
lawan bicara karena berbicara merupakan suatu sistem tanda-tanda yang dapat
didengar dan dilihat yang memanfaatkan sejumlah otot dan jaringan otot tubuh
manusia untuk menyampaikan pikiran dalam rangka memenuhi kebutuhannya..
2. Langkah-langkah
Pembelajaran Maharah Kalam
Berikut ini beberapa langkah pembelajaran maharah
al-kalam bagi pemelajar mubtadi’ (tingkat pemula), al-mutawasith (tingkat
menengah), dan al-mutaqaddim (tingkat lanjut).
- Pemelajar al-mubtadi’ (pemula)
- Guru
mulai melatih bicara dengan memberi pertanyaan-pertanyaan yang dijawab
oleh pemelajar.
- Pada saat
bersamaan pemelajar diminta untuk belajar mengucapkan kata, menyusun
kalimat, dan mengungkapkan pikiran.
- Guru
mengurutkan pertanyaan-pertanyaan yang dijawab oleh pemelajar sehingga
akhirnya membentuk sebuah tema yang sempurna.
- Guru
menyuruh pemelajar menjawab latihan-latihan lisan (syafawiyah),
menghafal percakapan atau menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan isi
teks yang telah dibaca oleh pemelajar.
2. Pemelajar mutawassit (menengah)
a. Belajar berbicara dengan bermain peran
b. Membicarakan tentang tema tertentu.
c. Bercerita tentang peristiwa yang terjadi pada
pemelajar.
d. Bercerita tentang informasi yang telah didengar
dari televisi, radio, atau lain-lainnya.
3. Pemelajar mutaqoddim (lanjut)
a. Guru memilih tema untuk latihan berbicara.
b. Tema yang dipilih hendaknya menarik dan berhubungan
dengan kehidupan pemelajar.
c. Tema harus jelas dan terbatas.
d. Mempersilakan pemelajar memilih dua tema atau lebih
sampai akhirnya pemelajar dapat bebas memilih tema yang akan dibicarakan dan
tentang apa yang mereka telah ketahui.
Komentar
Posting Komentar